1. Pengertian Ilmu Sosial
Ilmu
sosial adalah ilmu yang mencakup segala aspek dalam kehidupan dimulai dari
sifat individu, interaksi antar individu, individu antar kelompok, bahkan
kelompok antar kelompok.
Hingga dalam interaksi tersebut terjadi konflik, konflik disini berarti luas, tidak hanya masalah, tetepi juga komunikasi yang menimbulkan hubungan timbal balik. Ilmu sosial juga berfungsi mempelajari hubungan tersebut.
Hingga dalam interaksi tersebut terjadi konflik, konflik disini berarti luas, tidak hanya masalah, tetepi juga komunikasi yang menimbulkan hubungan timbal balik. Ilmu sosial juga berfungsi mempelajari hubungan tersebut.
2. Teori-teori Ilmu Sosial
Teori
tersebut berkaitan dengan tertip sosial yang mencakup 4 macam yaitu :
1)
Teori paksa ( coercion ) yang bersaumsi bahwa “ power “ adalah sarana ampuh
untuk mencapai tertib sosial. Teori ini menolak tentang realitas keanekaragaman
sosial budaya.Paksaan moral kan diterima, apabila nilai – nilainya diterima.
Teori ini sering digunakan dengan dalih pembangunan yang mendesak. Akibatnya
sering timbul gerakan – gerakan di bawah tangan, persengkokolan kutukan, dan
disorganisasi,tertib semu dan ketegangan (laten).
2)
Teori kepentinagn (Coorperation or mutual interest) ( belangen ) berasumsi
bahwa masyarakat dapat tertib karena ada kesepakatan sosial dan saling percaya.
Teori ini hanya efektif bagi masyarakat pedesaan yang bersifat homogen.Tujuan
tertib sosial kepentingan dapat tercapai apabila ada kosensus. Dampak dari
teori kepentingan ini tentunya budaya kritik,sehingga aspirasi tidak
tersalurkan, yang akan menimbulkan perubahan soaila dengan mental budaya yang
kurang menguntungkan misalnya apatis.
3)
Teori kesepakatan atau Kosensus berasumsi bahwa tertib sosial dapat tercapai
karena manusia terikat akan norma dan nilai sehingga terjadi kosensus yang
bersifat moral. Kelemahan teori ini, kosensus akan dipaksakan pada masyarakat
yang bersifat pluralistic,seperti banyaknya unsure – unsure primordial.
4)
Teori Lambat (traagheis) menekan perlunya suatu kondisi yang dapat
mempertahankan satus qou. Teori ini bersaumsi bahwa tertib sosial dapat dicapai
dengan memperlambat perjuangan unsure pokok kehidupan melalui isu – isu
kecintaan,kesetiaan dan disiplin. Teori ini akan menimbulkan perubahan pada
segi – segi personalitas, seperti sikap yang mementingakan segi formal ( serba
formalitas ) tetapi tidak menyelesaikan masalah.
3. Contoh
Masalah Sosial Pada Masyarakat
Masalah sosial lainnya yang juga
sering dihadapi warga masyarakat di lingkunganmu adalah kebakaran. Siapa yang
pernah melihat kebakaran? Kebakaran apa yang kamu saksikan itu? Apakah rumah
atau hutan dan semak belukar? Apa yang terjadi ketika kebakaran? Api melahap
segala sesuatu dengan cepat, bukan? Kebakaran yang terjadi di masyarakat
umumnya merupakan kebakaran pemukiman. Sebuah rumah terbakar dan menjalar ke
rumah-rumah di sekitarnya. Penyebabnya antara lain kompor meledak dan sambungan
arus pendek (korsleting) listrik. Karena itu, masyarakat harus sangat hatihati
dengan dua hal ini. Kebakaran pemukiman kumuh dan padat penduduk umumnya
merusak sebagian bahkan seluruh rumah yang ada di sana. Ini disebabkan karena
bahan-bahan yang dipakai untuk membangun rumah memang mudah terbakar. Selain
itu, jalan masuknya sempit sehingga sulit dijangkau oleh mobil pemadam
kebakaran.
Kebakaran pemukiman sangat
menyusahkan warga. Kita harus berusaha mencegah terjadinya kebakaran di
lingkungan kita. Caranya antara lain sebagai berikut.
1. Merawat kompor supaya layak pakai dan tidak bermasalah.
2. Merawat jaringan listrik. Kabel yang mulai mengelupas
diganti.
3. Mematikan kompor setelah memasak.
4. Berhati-hati menggunakan lilin dan korek api.
Kebakaran hutan sering terjadi pada
musim kemarau. Asap kebakaran hutan banyak sekali. Asap kebakaran hutan
mengganggu kesehatan dan lalu lintas. Selain itu, kawasan hutan akan semakin
berkurang. Kalau terjadi kebakaran, segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran
terdekat. Warga juga harus saling membantu memadamkan api. Dan yang juga
penting adalah mencegah terjadinya kekacauan atau aksi pencurian yang biasanya
ikut terjadi pada saat terjadi kebakaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar